EKSTRAKURIKULER BERBASIS PENDIDIKAN VOKASIONAL UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN (Pendampingan di Madrasah Aliyah Bina Cendekia Kabupaten Cirebon)

Dr. Dian Widiantari, M.Ag.

Sari


Abstrak

Standar kompetensi lulusan pendidikan menengah SMA/MA bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Realita menunjukkan bahwa tidak semua lulusan madrasah aliyah melanjutkan ke perguruan tinggi. Apabila dibiarkan mereka akan menjadi generasi yang tidak produktif di usia muda. Keadaan ini sangat memprihatinkan karena dapat menambah jumlah pengangguran di Indonesia. Hal ini terjadi karena beberapa factor yaitu factor ekonomi, sosial budaya, dukungan orang tua, rendahnya motivasi internal, dan persaingan antar perguruan tinggi semakin ketat. Umumnya lulusan madrasah aliyah berasal dari keluarga menengah ke bawah yang belum tentu memiliki kemampuan secara finansial untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Kita sebagai orang yang aktif di dunia pendidikan Islam harus memiliki kepedulian terhadap lulusan madrasah aliyah yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi dengan membekali keterampilan hidup melalui kegiatan ekstrakurikuler agar mereka dapat hidup mandiri di masyarakat. Ekstrakurikuler berbasis pendidikan vokasional merupakan aktivitas peserta didik di luar jam pelajaran untuk mengikuti kegiatan keterampilan yang berkaitan dengan dengan bidang pekerjaan tertentu sebagai bekal untuk hidup di masyarakat. Dengan bekal keterampilan yang dimiliki diharapkan peserta didik dapat menajdi pribadi yang mandiri sesuai dengan standar kompetensi lulusan pendidikan menengah SMA/ MA. Metode yang digunakan pada penelitian ini deskriptif-kualitatif. Adapun teknik pengumpulan datanya observasi, wawancara, angket dan studi documenter. Setelah diperoleh data maka dilakukan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Dilanjutkan dengan pemeriksaan keabsahan data meliputi derajat kepercayaan (credibility), keteralihan (transferability), kebergantungan (dependability), dan kepastian (confirmability). Berdasarkan hasil pendampingan guna peningkatan ekstrakurikuler di Madrasah Aliyah Bina Cendekia Kabupaten Cirebon dibuat beberapa perbaikan sehingga menjadi desain ekstrakurikuler berbasis pendidikan vokasional untuk meningkatkan kemandirian peserta didik. Dengan adanya desain ekstrakurikuler berbasis pendidikan vokasional diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemerintah khususnya madrasah aliyah yang kemungkinan jumlah peserta didik yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi prosentasenya lebih tinggi. Harapan peneliti, ini menjadi salah satu solusi pemerintah untuk mengatasi pengangguran di usia produktif.


Teks Lengkap:

XML PDF XML

Referensi


Referensi

Ahmad, Nurwadjah. Tafsir Ayat-ayat Pendidikan. (Bandung: Marja. 2007)

A. Steenbrink, Kareel. Pesantren, Madrasah, dan Sekolah. Jakarta: LP3ES. 1994

Al Abrasyi, Mohammad Athiyah. At Tarbiyah Al Islamiyah. Terj. Bustami A. Gani danDjohar Bachry. Dasar-dasar Pendidikan Islam.(Jakarta: Bulan Bintang. 1974). Asqalani, Ibn hajar ter, Amiruddin, fathul Baari, Jakarta :Pustaka Azzam, 2007. cet.III .

Anwar. Pendidikan Kecakapan Hidup. Bandung: Alfabeta, 2006.

Arikunto,Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

RinekaCipta. 2010. Ash Shiddieqy, Tengku Muhammad Hasbi. Tafsir Al Quranul Majid An Nur. (Semarang:Pustaka Rezeki Putra. 2000)

B Hurlock, Elizabeth. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga. 2002.

Delors, Jaques. et al. Learning: The Tresure Within. Paris: UNESCO. 1996.

Depag RI. Al Quran, Tajwid dan Terjemah. (Bandung: Diponegoro. 2010).

Departemen Agama Republik Indonesia..Al-Qur’an Dan TerjemahanJuz 1-Juz 30.Semarang: CV. Toha Putra. 1989

Dryren, Gordon.,Jeannete Vos. Revolusi Cara Belajar, Bagian II: Sekolah Masa

Depan(terjemahan). Bandung: KAIFA. 2000.

Ekosusilo, Madyo. Dasar-Dasar Pendidikan. Semarang: Effhar Offset Semarang. 1990.

Fadjar, Malik. Madrasah dan Tantangan Modernitas. Bandung: Mizan. 1998.

Hamid, Abu. Sistem Pendidikan Madrasah dan Pesantren di Sulawesi Selatan Taufiah Abdullah ed. Agama dan Perubahan Sosial (Jakarta: Rajawali, 1983)

Howard Gordon. History and Growth of Vocational Education in America. (New York:Waveland Press, inc. 2002)

Huvinghurst, R.J.; Taba, H. Adolescent character and personality [Carácter y personalidaddeladolescente]. Nueva York, NY: Wiley. 1949J

Moleong, Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosadarya. 2012

Langgulung, Hasan. Manusia dan Pendidikan; Suatu Analisa Psikologis, Filsafat dan Pendidikan. Jakarta: Pustaka Al HusnaBaru. 2004.Mannix, Darlene. Life skills activities for secondary student with special needs.SanFrancisco:Jossey Bass.2009. Maksum. Madrasah Sejarah dan Perkembangannya. Jakarta: Logos Wacana, 1999.

Muhammad Ath-ThaumyAsy-Syaibany, Omar. Falsafah Pendidikan Islam. Jakarta:BulanBintang. 1979.

Nata, Abudin. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Logos. 1996.

Nata, Abuddin (ed). Tema-tema Pokok Al-Qur’an. Jakarta: Biro Bintal DKI,1993. Reksoatmodjo, Narsoyo, Tedjo. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Bandung: PT Rafika Aditama. 2010.

Rahim, Husni. Madrasah Dalam Politik Pendidikan di Indonesia. Ciputat: PT LogosWacana Ilmu. tt.Rusman, Manajemen Kurikulum (Jakarta: Raja Grafindo, 2009).

Saleh Abdullah, Abdurrahman. Teori-Teori Pendidikan Berdasarkan AlQur’an.Jakarta:PT. RinekaCipta. 2005.

________________________Educational Theory: A Qur’anic Outlook,.Mekkah:UmmulQurra University, tt.Saleh, AbdulRachaman. Madrasah dan Pendidikan Anak Bangsa Visi, Misi Dan Aksi,(Jakarta: PT Raja GrafindoPersada, 2004.

Shihab, M. Quraish. Membumikan al-Qur’an .Bandung: Mizan, 1992 ________________. Tafsir al Misbah, Pesan, kesan dan Keserasian Al Quran. (Jakarta:Lentera Hati. 2003). Cet. X. Vol. I, IV, V, VI, IX, XIII, XV.

Soedijarto. Menuju Pendidikan Nasional Yang Relevan dan Bermutu. (Jakarta: BalaiPustaka.1993)

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan R&D.Bandung: Alfabeta. 2011.

Syaodih Sukmadinata, Nana. Metode Penelitian Pendidikan.

Bandung:RemajaRosdakarya. 2005.

Syaodih Sukmadinata, Nana dkk. Pengendalian Mutu Pendidikan Sekolah Menengah(Konsep, Prinsip, Instrumen). (Bandung: Refika.2006)

Taba, H. Curriculum development: theory and practice. . New York, NY: Harcourt, Brace& World. 1962

Thompson, John. Foundations of Vocational Education: Social and Philosophical Concept. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall. 1973.

Tilaar. Perubahan Sosial dan Pendidikan: Pengantar Pedagogik Transformastif untuk Indonesia. Jakarta: RinekaCipta. 2012.

Uhbiyati, Nur. Ilmu Pendidikan Islam. (Bandung: Pustaka Setia. 1997).

World Health Organization.Life skills Education in Schools. Genewa: Division of MentalHealth and Prevention of Subtance Abuse. 1997.

Budiharto. 2013. Manajemen Pendidikan Kecakapan Hidup Vokasional di PondokPesantren (Studi Kasus di Pondok Pesantren Pabelan Magelang). TesisPascasarjana Semarang.

Sahid. 2008. Pengelolaan Pendidikan Vokasional di SMPN 13 Magelang. Tesis. ProgramStudi Manajemen Pendidikan Islam. UNNES


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.